Alasan Penting Memiliki Asuransi Kendaraan dan Berbagai Jenis Servis Mobil!


 

Jika kamu termasuk orang yang menganggap memiliki mobil menjadi sebuah kebutuhan, maka wajib melindunginya dengan asuransi mobil. Asuransi mobil akan membantu memberi perlindungan biaya saat melakukan perbaikan. Baik karena kerusakan yang diakibatkan oleh kecelakaan, bencana alam seperti terendam banjir, maupun kehilangan karena dicuri orang. Selain memproteksi kendaraan dengan asuransi mobil, kamu selaku pemilik kendaraan juga wajib melakukan servis mobil

Lalu, apa saja keuntungan punya asuransi untuk mobil dan apa saja jenis-jenis servis mobil? Mari ketahui selengkapnya dalam artikel berikut!

Mengenal Asuransi Mobil

Sebelum membeli apapun tentu akan memeriksa dulu produknya seperti apa dan apakah sesuai kebutuhan atau tidak. Jadi, prinsip ini juga berlaku pada saat membeli produk asuransi. Apapun jenis asuransi tersebut. Asuransi untuk mobil pun demikian, pastikan sudah mengenalnya dengan baik dan pastikan juga memang membutuhkan.

Produk asuransi mobil adalah produk perlindungan yang memberi ganti rugi finansial saat memperbaiki kerusakan mobil. Jenis asuransi yang dipilih akan memengaruhi bentuk kerusakan yang dilindungi. Apakah memberi perlindungan kerusakan akibat kecelakaan, karena bencana, aksi kerusuhan, atau kehilangan?

Beberapa asuransi khusus mobil memberikan semua perlindungan tersebut dengan sejumlah catatan khusus yang tercantum di dalam polis. Beberapa lagi memang menawarkan perlindungan lebih spesifik. Misalnya, asuransi TLO yang oleh penyedianya hanya melindungi mobil dari risiko kehilangan akibat dicuri orang.

Jenis-Jenis Asuransi Mobil

Secara umum, asuransi kendaraan seperti asuransi untuk mobil terbagi menjadi dua jenis. Berikut detail penjelasannya:

      Asuransi All Risk

Jenis yang pertama adalah asuransi all risk yang memberikan perlindungan secara menyeluruh. Yakni mencakup kerusakan akibat kecelakaan, aksi kerusuhan, bencana alam (seperti terendam banjir), dan juga resiko kehilangan. Jenis ini memberi perlindungan total dan sebanding dengan nilai preminya yang lebih mahal dibanding jenis TLO. 

     Asuransi TLO

 Sedangkan jenis asuransi mobil yang kedua adalah asuransi TLO (Total Loss Only). Asuransi jenis ini memberi perlindungan yang terbatas dan cenderung dibuat spesifik. Mayoritas hanya melindungi kerusakan kecil di bawah 75% dan risiko kehilangan. Beberapa lagi hanya melindungi kerusakan kecil pada kendaraan, dan memang jenis ini punya premi lebih ringan.

Macam-macam servis mobil

Saat ini sudah banyak macam-macam jenis servis mobil dan biayanya, yang bisa dimanfaatkan jasanya untuk memperbaiki kendaraan kamu. Berikut ini adalah berbagai jenis servis mobil yang tersedia untuk kendaraan kesayangan:

Servis berkala mobil

Pengertian servis berkala pada mobil atau biasa disebut juga servis rutin mobil adalah kegiatan servis yang dilakukan mobil dengan jadwal tertentu di bengkel resmi. Umumnya penjadwalan servis dilakukan dalam waktu yang tak lama dan harus sesuai dengan ketentuan buku servis mobil. Jangan sampai buku servis mobil hilang, sebab pemilik bisa tidak mendapatkan layanan servis gratis untuk mobilnya. Tanpa buku servis mobil, fasilitas garansi mobil juga terancam hilang. Dan pemilik juga tidak akan tahu mengetahui catatan servis mobil miliknya, jika buku servis mobil hilang. Jadi simpan baik-baik buku servis mobil kamu.

Lalu banyak pemilik mobil yang masih belum tahu servis mobil berapa bulan sekali. Jadi, interval servis berkala itu dasarnya ditentukan oleh jarak tempuh mobil. Tapi bagi orang yang tinggal di perkotaan, disarankan untuk berpatokan pada waktu. Mobil dianjurkan untuk servis berkala setiap kelipatan 10.000 kilometer. Namun biasanya mobil juga dianjurkan untuk melakukan servis berkala setiap 6 bulan sekali, dengan asumsi mobil sudah menempuh jarak 10.000 kilometer selama 6 bulan pemakaian.

Servis berkala 1000 km

Pabrikan mobil akan langsung meminta pemilik kendaraan mobil untuk melakukan servis pertama mobil baru mereka saat sudah menempuh jarak 1.000 kilometer. Apa yang harus dicek saat service berkala 1000 km? Saat service berkala pada mobil 1000 km pertama, montir bengkel resmi akan melakukan pembersihan, pengecekan beberapa komponen mesin. Ada beberapa komponen umumnya dicek, seperti oli-oli yang ada pada mesin. Dimulai dari oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli power steering, air radiator, dan kopling. Kemudian mobil baru tersebut juga akan menjalani pemeriksaan wajib pada sistem kemudi, tekanan angin, pembersihan filter udara, pengecekan idle mesin dan pengecekan baut pada roda.

Servis berkala 5000 km

Setelah menempuh jarak 5.000 kilometer, umumnya mobil dianjurkan untuk kembali melakukan servis berkala.  Ada beberapa faktor yang membuat pihak pabrikan menyarankan untuk service berkala 5000 km yaitu beberapa komponen mobil ada yang harus diganti baru. Tujuannya agar kerja komponen tetap optimal.

Beberapa komponen yang umumnya diganti pada service berkala 5000 km atau kurang lebih interval 3-4 bulan adalah kampas rem, filter oli, dan sistem steering. Selain itu montir juga akan mengganti oli mesin dan mengecek cairan lain di mobil. Biasanya pihak bengkel resmi belum menarik biaya jasa servis berkala 5.000 kilometer, sebab mobil baru mayoritas masih dalam masa gratis biaya jasa hingga 1 tahun. Untuk proses pengecekan, biasanya pada service berkala 5000 km komponen yang dicek hampir sama seperti service berkala 1000 km.

Servis berkala 10.000 km

Ketika servis berkala mobil 10.000 kilometer, mobil akan menjalani proses pembersihan, pengecekan wajib komponen-komponen mobil seperti cairan oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli power steering, air radiator, dan kopling. Jika ditemukan kebocoran, maka hal ini akan menjadi perhatian utama montir. Karena mobil yang baru menempuh 10.000 kilometer seharusnya jarang sekali mengalami kebocoran. Kemudian bengkel juga akan mengecek aki, sistem kemudi, tekanan angin, pembersihan filter udara, pengecekan idle mesin dan pengecekan baut pada roda. Itulah beberapa pemeriksaan wajib pada servis berkala 10.000 kilometer.

Servis berkala 15.000 km

Penggantian oli mesin kendaraan, pengecekan baut kolong mobil, pemeriksaan fluida dan minyak-minyak, air radiator, suspensi, merupakan beberapa proses servis yang dilakukan dalam paket servis mobil berkala 15.000 kilometer.

Servis berkala 20.000 km

Ketika servis mobil berkala 20.000 kilometer, umumnya mobil sudah berusia kurang lebih setahun. Oleh karena itu, biaya paket servis mobil berkala 20.000 kilometer ini lebih besar daripada servis berkala sebelumnya. Sebab komponen yang akan diperiksa dan dibersihkan lebih banyak. Seperti pembersihan saringan udara, pengecekan rem pada semua roda, pengecekan dan penyetelan klep, pembersihan throttle body, kalibrasi idle, penggantian filter AC, penggantian busi hingga balancing dan spooring serta rotasi ban menyilang. Umumnya paket servis mobil berkala 20.000 kilometer ini merupakan masa terakhir layanan servis gratis sebuah mobil baru. Untuk servis berkala selanjutnya, pemilik akan ditagih harga servis mobil.

Servis besar mobil

Biasanya ritual servis besar dilakukan setiap servis berkala kelipatan 10.000 kilometer. Tujuannya adalah, agar kondisi kendaraan selalu dalam keadaan prima. Servis besar mobil meliputi penggantian semua cairan oli, termasuk oli mesin, oli transmisi, dan oli gardan. Kemudian baut pada kaki-kaki kendaraan juga menjadi bagian yang diperiksa pada saat melakukan servis besar. Besaran biaya servis besar mobil berbeda, tergantung dari merek mobil. Biasanya setiap bengkel resmi mobil sudah memiliki paket servis mobil 10.000 kilometer.

Servis tune up mobil

Servis tune up mobil adalah kegiatan penyetelan ulang semua komponen, durasi pengerjaan cukup lama namun tidak sesering servis mobil. Montir akan mengecek lebih jauh komponen-komponen mobilmu.

Perbedaan tune up dan service berkala

Berikut ini hal-hal yang membedakan servis tune up mobil dengan servis berkala mobil:

     Servis berkala dilakukan berdasarkan jadwal, sedangkan servis tune up tidak terlalu sering dilakukan dan terjadwal

     Servis berkala dilakukan tidak memakan waktu lama, sedangkan servis tune up mobil dilakukan dalam durasi waktu yang lebih lama karena ada aktivitas penyetelan ulang semua komponen mesin mobil

     Dalam melakukan servis berkala, montir akan mengecek bagian aus atau kotor seperti sistem injeksi atau filter udara. Sementara pada servis tune up mobil, montir mengecek lebih jauh komponen-komponen mobil.

Di dalam servis tune up mobil, montir akan melakukan pembersihan ruang bakar dan pemeriksaan suku cadang. Montir pun akan mengganti suku cadang yang performanya menurun, seperti busi, oli, aki, filter udara, dan fan belt.

Komponen tune up mobil

1.    Busi. Montir akan mengganti busi dan memeriksa elektroda dari kerusakan, pengikisan atau pecah. Montir juga akan memeriksa apakah muncul api dari celah busi.

2.    Aki. Montir akan melihat elektrolit di setiap sel, mengecek air aki, serta memeriksa adakah kemungkinan penyangga aki berkarat, longgar, atau rusak. Jika voltase aki mulai lemah, aki akan diganti dengan aki baru.

3.    Fan belt. Montir akan memeriksa kelenturan, ketegangan, keausan, serta keretakan fan belt. Jika ada kerusakan, maka montir akan menggantinya dengan yang baru.

4.    Throttle body. Untuk mobil injeksi, montir akan melakukan pemeriksaan throttle body dengan carburator cleaner atau cairan penetran. Montir akan menghilangkan kotoran yang menghambat skep dari throttle body, agar tidak mengurangi pasokan udara ke ruang bakar.

5.    Filter udara. Montir akan membersihkan kotoran dan debu dari filter udara. Sebab kondisi ini bisa mengakibatkan berkurangnya pasokan udara ke ruang bakar, sehingga performa mesin menurun.

Biaya servis tune up mobil

Biaya servis tune up mobil biasanya lebih mahal daripada biaya servis mobil berkala. Namun besarannya berbeda-beda, tergantung dari jenis mobil, jenis bengkel, dan jarak tempuh mobil. Biaya servis tune up mobil di bengkel resmi, mencapai Rp3 jutaan atau lebih, umumnya lebih mahal dari bengkel umum. Biasanya siapkan biaya sebesar Rp350 ribu hingga Rp500 ribu untuk sekali melakukan tune up di bengkel umum. Namun, biaya tersebut belum termasuk biaya penggantian sparepart atau komponen yang dianggap harus diganti. 

Itulah alasan penting harus melindungi mobil dengan asuransi mobil dan jenis-jenis servis kendaraan yang bisa membuat kendaraanmu selalu terawat.