Mengetahui apa itu waralaba itu penting, terutama jika Anda ingin mendapatkan penghasilan pasif selain penghasilan bulanan Anda. Apalagi sekarang, jika daya beli kelas menengah di Indonesia cepat, maka bisnis franchise saya banyak diminati. Waralaba secara umum dapat diartikan sebagai sistem bisnis yang memungkinkan pedagang menghasilkan pendapatan bagi para pelakunya.

Ada dua istilah penting yang perlu Anda pelajari sebelum menekuni format bisnis yang satu ini, yaitu franchisee dan franchisee. Dalam bahasa Indonesia, franchisee adalah penerima waralaba yang membuat atau menyediakan sistem bisnis. Sedangkan pihak yang membeli sistem bisnis disebut franchisee.

Baca ulasan menarik lainnya di Media Jakarta, silahkan bisa klik tautan tersebut.

Pada dasarnya, franchisee atau penerima waralaba akan menerima royalti dan biaya yang tetap dibayarkan oleh penerima waralaba. Sebagai imbalannya, penerima waralaba menggunakan merek dagang, dukungan berkelanjutan dari penerima waralaba, dan hak untuk menggunakan sistem waralaba untuk menjalankan bisnis dan menjual produk atau layanannya.

Hanya punya modal minim? Sederhananya, enam hal ini dapat membantu Anda menjalankan waralaba dengan lancar dan menguntungkan.

1. Ciptakan Sistem Bisnis dengan Sempurna

Agar sebuah waralaba dapat berjalan dengan lancar, maka diperlukan sistem bisnis yang sempurna. Kesalahan sistem bisnis seringkali membuat franchisee dan franchisee terpaksa gulung tikar.

Oleh karena itu, sebelum mempromosikan atau memasarkan sebuah waralaba, seseorang harus terlebih dahulu memeriksa sistem dan mengujinya. Jika masih ada yang belum sempurna, segera perbaiki. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan orang-orang yang telah sukses di waralaba.

Sistem bisnis yang dibangun dengan sempurna akan mempengaruhi kelancaran proses bisnis dan pengelolaan dokumen perizinan. Sistem yang dipersiapkan dengan baik akan mencegah masalah hukum di masa depan.

2. Buat Proposal Bisnis yang Masuk Akal

Selain menciptakan sistem bisnis yang sempurna, Anda juga harus bisa membuat proposal bisnis yang realistis. Pastikan bahwa angka-angka yang tercantum adalah berdasarkan hasil studi, juga tidak akan bertambah atau berkurang.

Pasalnya, proposal bisnis ini akan mempengaruhi kredibilitas dan kepercayaan franchisee dalam jangka panjang. Tak lupa juga termasuk permodalan yang perlu disiapkan, agar modal minimal franchise tidak hanya berhenti di slogan saja.

3. Berikan Detail Informasi

Waralaba yang Anda tawarkan akan menarik bagi kapitalis dan pewaralaba jika Anda memberikan informasi yang lengkap. Hal ini karena mereka benar-benar dapat mempelajari sistem bisnis dan modal yang dibutuhkan untuk menjalankan waralaba. Anda juga dapat menambahkan proposal, status hukum, deskripsi produk dan layanan, hingga sistem kerjasama yang akan dibangun.

Selanjutnya, jika produk waralaba adalah barang, maka Anda juga perlu menjelaskan berapa banyak stok yang perlu Anda siapkan selama pemasaran. Di sisi lain, jika waralaba berada dalam layanan atau layanan masyarakat, sebaiknya berikan prosedur terperinci untuk setiap langkah yang perlu diambil saat menjalankan waralaba. Dengan demikian, hak dan kewajiban akan terlihat jelas sehingga meminimalisir terjadinya kesalahpahaman.

4. Siapkan Kantor Offline

Memiliki kantor offline untuk bisnis waralaba Anda adalah suatu keharusan mutlak. Berapapun besaran modal awal yang Anda miliki, profesionalisme dan kredibilitas franchise sangat dipengaruhi oleh kehadiran kantor offline.

Anda dapat menggunakan rumah pribadi atau menggunakan ruang bersama sebagai kantor offline untuk waralaba. Tentunya hal ini membantu koordinasi di dalam tim sehingga dapat dilakukan dengan lebih mudah dan optimal.

5. Lakukan Riset Pasar

Memahami apa itu waralaba tidak cukup tanpa riset pasar yang menyeluruh. Seperti bisnis lainnya, Anda juga perlu mengetahui siapa target pasar Anda nantinya, menentukan strategi pemasaran berdasarkan demografi audiens Anda, hingga mempelajari peluang yang ada dari pesaing lain di area yang sama. Melalui hasil riset pasar yang valid, Anda juga dapat memantau dan mengevaluasinya secara berkala agar franchise Anda terus berkembang ke arah yang lebih baik.

Meskipun mungkin tampak sepele, kegiatan riset pasar sangat memengaruhi cara Anda memiliki waralaba. Apalagi, situasi masyarakat Indonesia terus berubah, sejalan dengan tren global yang terus berkembang. Untuk itu, Anda perlu mengikuti perkembangan pola konsumsi yang ada di masyarakat sekitar Anda.

6. Promosi Franchise

Hal lain yang harus Anda lakukan agar waralaba berjalan lancar, adalah memasarkan sistem bisnis, baik offline maupun online. Promosi ini dapat dilakukan secara door-to-door atau dengan mengunjungi salah satu franchisee dalam satu waktu.

Semakin banyak orang tahu tentang waralaba Anda, semakin mudah untuk mendapatkan kepercayaan dari pasar. Jangan ragu untuk memanfaatkan internet dan media sosial dalam mempromosikan waralaba.

Anda juga bisa membangun website agar terlihat lebih profesional di hadapan pemilik modal dan franchisee. Tambahkan konten yang menarik, baik artikel, gambar, atau video yang relevan dengan aktivitas waralaba.

Untuk meningkatkan visibilitas situs web Anda, pastikan juga bahwa Anda telah menggunakan domain yang mudah diingat. Selain itu, untuk mencegah lalu lintas yang hilang atau virus malware, gunakan cloud hosting yang terbukti aman, cepat, dan andal.

Pada tahun 2019, franchise ini masih memiliki penggemar yang cukup banyak di Indonesia. Beberapa peluang yang bisa Anda coba antara lain jasa ekspedisi pengiriman, lembaga bimbingan belajar, retail, hingga yang berkecimpung di bidang kuliner.

Melalui waralaba, Anda yang masih pemula dalam hal bisnis dapat memulai bisnis dengan lebih cepat. Selain itu, pewaralaba juga tidak kesulitan dalam memperoleh keuntungan, karena merek yang dibeli sudah memiliki nama dan reputasi yang terjamin.

Baca artikel lainnya di Jakarta Media, bisa Anda kunjungi dengan mengklik link tersebut.

Anda tinggal menentukan pilihan franchise yang terbaik dan sesuai dengan passion yang Anda miliki, agar franchise berjalan lebih lancar dan menyenangkan. Jadi, apa yang Anda tunggu? Mulai bisnis waralaba Anda segera dan manfaatkan sebaik-baiknya.