Fungsi Alternator dalam Sistem Pengisian. Sistem pengisian adalah sistem yang terdapat pada kendaraan yang berfungsi untuk mengisi baterai dan memasok listrik ke semua sistem kelistrikan setelah mesin dihidupkan. Sistem pengisian berisi sejumlah komponen seperti alternator, regulator, baterai, pengapian dan kabel.

Berikut ini adalah rangkaian sederhana dari sistem kontak. Fungsi Alternator dalam Sistem Pengisian. Pada sistem charger alternator merupakan salah satu komponen utama yang fungsinya mengubah energi gerak menjadi energi listrik.

Baca selengkapnya mengenai dunia elektrik di wiraelectrical dengan nama url lengkapnya di https://wiraelectrical.com.

Energi listrik yang dihasilkan inilah yang akan digunakan untuk mengisi baterai dan memasok listrik ke semua sistem kelistrikan di dalam kendaraan setelah mesin dihidupkan.

Energi listrik yang dihasilkan oleh alternator dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kecepatan putaran rotor, jumlah putaran dan kemagnetan pada kumparan rotor. Keluaran tegangan alternator harus diatur dan dijaga konstan, jika tidak maka akan menyebabkan komponen sistem kelistrikan cepat rusak.

Cara untuk mengontrol tegangan yang dihasilkan tetap konstan adalah dengan mengatur besar kecilnya arus yang mengalir ke kumparan rotor (kemagnetan pada kumparan rotor), yang berfungsi untuk mengatur tegangan keluaran alternator agar konstan yaitu regulator.

Sistem pengisian dibedakan menjadi dua, yaitu sistem pengisian menggunakan regulator konvensional dan sistem pengisian menggunakan regulator ic. Pada tipe konvensional pengatur terpisah dari alternator, dan pengatur konvensional atau menggunakan titik kontak.

Pada dasarnya cara kerja regulator elektronik mirip dengan regulator konvensional yaitu dengan mengatur arus yang mengalir ke dalam kumparan rotor coil.

Jika pada regulator konvensional pengaturan arus dilakukan dengan gerakan mekanis dari titik kontak, maka pengatur elektronik (IC) kontak kerja diganti dengan transistor yang dapat digunakan sebagai sakelar elektronik yang mengatur arus yang masuk ke kumparan rotor. IC = Sirkuit Terpadu.