Mahasiswa, guru, profesor, jurnalis, ilmuwan, ulama, dai, pendeta, sastrawan, penyair, negosiator, dan juga untuk umum, seperti yang sering diasosiasikan dengan kamus. Kamus tampaknya, dalam kehidupan ilmiah dan dunia ilmiah, menjadi buku referensi yang tak terbantahkan.

Bagi pelajar yang sedang belajar bahasa (asing), atau bahkan pelajar, ada rasa bangga yang melekat di dada mereka saat membawa kamus yang tebal. Dalam perspektif sains dan kemajuan peradaban dan budaya, pentingnya kamus dalam kamus?

Apa itu Kamus?

Dalam Kamus Besar Basa Indonesia Gedhe (KBBI V) Edisi Kelima yang terbit tahun 2016, kata dalam kamus diartikan sebagai, antara lain, (1) buku referensi yang berisi kata dan ungkapan, biasanya disusun menurut abjad beserta uraian artinya, penggunaan, atau terjemahannya. ; atau (2) buku yang berisi kumpulan istilah atau nama yang disusun menurut abjad, serta penjelasan arti dan penggunaannya.

Tidaklah mengherankan jika kamus umumnya dianggap sebagai sumber referensi yang andal untuk memahami makna kata-kata bahasa karena kamus berisi kosa kata bahasa yang idealnya tidak terhitung banyaknya.

Di dalamnya ada banyak sekali informasi penting. Selain itu, kamus juga merupakan wadah berbagai ilmu dan keilmuan, terutama ilmu linguistik, yang tidak memiliki kedalaman dan keluasan.

Luas dan kedalaman pengetahuan yang tak terbatas yang terkandung dalam kamus ini sebenarnya terkait dengan arti etimologis dari kata kamus, yang berasal dari bahasa Arab, qamus – yang berasal dari kata okeanos ‘samudra’ (Latin).

Bentuk jamaknya adalah qawamis. Benarkah itu kedalaman samudera atau samudera? Tidak ada yang tahu. Selain itu, isi kamus adalah benar: seberapa luas, dalam, dan banyak informasi kebahasaan – terutama – yang ada di dalam kamus.

Meskipun kamus memiliki kekurangannya – yaitu, ketika diterbitkan, banyak kata atau istilah baru muncul dan belum direkam – pada kenyataannya, kamus lengkap mencakup hampir semua kosakata yang tersedia dalam suatu bahasa.

Sehingga pengguna akan mendapatkan keuntungan yang besar jika menggunakan kamus sesuai dengan kebutuhannya. Ada banyak jenis kamus. Dari segi keluasan isi misalnya ada kamus umum dan kamus khusus. Kamus istilah sebenarnya adalah varian dari kamus khusus.

Ingin memperdalami kosa kata diberbagai bahasa Internasional & Daerah? Bisa kunjungi situs maknaa pada tautan tersebut.

Ada juga kamus linguistik, kamus dwibahasa, dan kamus multibahasa. KBBI V (2016) adalah kamus linguistik standar. Kamus itu seperti kamus besar pada dasarnya, dapat dianggap sebagai kamus standar, yang memberikan pengguna akhir kata terakhir adalah bentuk kata atau istilah yang standar dan non-standar.

Manfaat Kamus

Pada dasarnya, apa gunanya kamus? Manfaat kamus antara lain dapat diringkas sebagai berikut.

1. Kamus sebagai sarana untuk memperluas dan memperkaya perbendaharaan kata orang pribadi. Bagi siswa, misalnya, kamus dapat berkontribusi untuk meningkatkan koleksi kosakata pribadi mereka yang ekstensif.

Jika orang memiliki perbendaharaan kata yang banyak, maka akan lebih mudah bagi mereka untuk mengungkapkan gagasannya dalam bahasa tertulis atau lisan.

2. Kamus berfungsi sebagai referensi untuk menemukan bentuk kata, istilah, frasa, ungkapan, ungkapan, dan idiom beserta contoh penggunaan kata dan istilah dalam kalimat. Definisi (atau arti) dari kata atau istilah tersebut dicatat dalam kamus.

Nah, untuk mengetahui bentuk suatu kata atau istilah beserta artinya, masyarakat bisa membuka kamus. Dalam buku referensi, ada kepastian tentang bentuk standar dan di mana tidak tersedia. Kamus lengkap seperti KBBI akan memberi Anda petunjuk dan penjelasan singkat tentang ini.

3. Bagi pelajar atau pembelajar, terutama yang belajar bahasa asing, kamus (seperti kamus bahasa asing) mungkin bukan teman sejati yang menjadi pendamping siang dan malam untuk mengerjakan banyak pekerjaan rumah dari lembaga sekolah atau kursus, sebagai contoh. Cara mengucapkan kata asing dengan benar ditampilkan dalam kamus.

4. Untuk menentukan di mana arti sebuah kata atau istilah paling relevan; atau konsep tertentu yang paling mewakili kata atau istilah apa pun, jika seseorang perlu menulis dan mengucapkan diksi yang benar, kamus adalah referensi yang harus digunakan.

Semakin baik dan lengkap kamus kamus yang Anda baca, semakin dapat membantu Anda memecahkan dan mendapatkan jawaban atas masalah tersebut.

5. Kamus istilah, misalnya, untuk kalangan tertentu – seperti ilmuwan, jurnalis, penulis profesional, dan penulis – berkontribusi untuk menyediakan sejumlah istilah dan makna pilihan yang paling sesuai dengan konsep, ide, proses, atau sifat yang diinginkan oleh kamus pengguna.

Saat menulis, penulis dan ilmuwan umumnya menyertakan kamus (dan kamus istilah) sebagai pendamping. Masalahnya sekarang, apakah Anda sudah menggunakan kamus selama ini?