Kerumitan Mengolah Air Limbah


Dalam proses pendistribusian aliran air kepada pelanggan (konsumen), tentu saja terdapat proses pengukuran yang dilakukan oleh perusahaan air minum atau sektor industri spesifik layaknya apartemen ataupun mal.

Proses pengukuran dilakukan untuk mengerti bahwa aliran air sudah terdidistribusi bersama baik kepada pelanggan (konsumen), mengukur penggunaannya dan setelah itu untuk melakukan penghitungan tagihan atas penggunaan konsumen. Kebutuhan ini dipenuhi oleh metering system, tepatnya water metering system.

 

Meteran air System merupakan proses pengukuran volume air berskala mtr. kubik (m3) yang digunakan oleh perusahaan air minum, bangunan komersial dan perumahan. Pengukuran ini sanggup dilakukan bersama memanfaatkan meteran secara mekanik, yang dalam pengumpulan penghitungannya masih dilakukan bersama cara manual, agar masih keluar kendala layaknya ketidaksesuaiaan hasil pengukuran, tidak terekamnya penggunaan dari waktu ke waktu (realtime).

 

Selain itu metode penghitungan tagihan yang masih dilakukan secara konvensional terhitung membawa dampak terjadinya tunggakan pembayaran dari pelanggan (konsumen) dan sanggup berpotensi kerugian bagi perusahaan air minum.

 

Dengan adanya sebagian ketidaksesuaian dalam kinerja water mtr. mekanik yang membangkitkan sebagian kendala dalam pendokumentasiaan dan proses dari perekaman yang tidak cukup maksimal agar membawa dampak kebocoran pengguanaan air, maka kini terdapat opsi baru yang mengimbuhkan solusi dalam meminimalisir hal tersebut.

 

Solusi yang yang dimaksud adalah bersama memanfaatkan Smart Water Meter, yakni tidak benar satu alat untuk mengukur banyaknya volume (air) yang digunakan oleh pelanggan bersama cara otomatis dan terekam bersama sendirinya pada server yang sudah disiapkan, agar kami sanggup menyesuaikan antara kuantitas penggunaan bersama harganya.

 

Selain itu tidak dapat ada kembali tunggakan pembayaran dari pelanggan ataupun kelebihan bayar dari pelanggan. Smart Water Meter ini punyai proses yang sudah terintegrasi dalam aplikasi seluler (mobile application), punyai mode pengoperasian prabayar memanfaatkan token generator untuk mengisi saldo dan disempurnakan valve yang sanggup menutup secara otomatis kecuali saldo sudah habis.

 

Didukung oleh teknologi GPRS (2G/3G/4G), agar sanggup menolong menampilkan knowledge dari waktu ke waktu (realtime) dan menghasilkan laporan (report) secara tertib baik harian, bulanan dan tahunan bersama lebih akurat.