Apa itu Psikotes?

Tes psikologi (psychotes) adalah tes yang sering digunakan untuk merekrut karyawan di banyak perusahaan. Psikotes berarti serangkaian pertanyaan atau tes tertulis, visual atau verbal yang dilakukan oleh seorang profesional (psikolog) karena kebutuhan klien (individu atau organisasi), untuk menilai fungsi kognitif dan emosional seseorang atau untuk memberikan gambaran kepribadian yang komprehensif.

Temukan psikotes online terbaik hanya di Golife.id

Jenis-Jenis Tes Psikotes

Ada beberapa jenis tes psikotes yang biasa digunakan perusahaan untuk menguji calon karyawan, diantaranya:

1. Psikotes Kemampuan Verbal
2. Tes Wartegg
3. Psikotes Logika Aritmatika
4. Tes Logika Deret Gambar (Penalaran)
5. Tes Koran (Kraepelin/Pauli)
6. Psikotes Menggambar Orang atau Menggambar Pohon
7. Tes Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)

Tips Menjawab Soal Tes Psikologi

Tidak ada yang dapat menggantikan kemampuan belajar yang baik karena dapat meningkatkan kinerja tes psikologi. Anda bisa mencari soal tes psikologi dari situs-situs di internet dan memeriksanya sebelum melakukan tes psikologi. Berikut adalah beberapa tips yang perlu diingat ketika menjawab pertanyaan tes psikologi:

1. Mulailah dengan Melihat Soal Psikotes

Segera setelah Anda menerima kueri, berikan setidaknya beberapa menit untuk meninjaunya. Ada pertanyaan? Dan, pertanyaan seperti apa yang ada?

Dalam banyak kasus, pertanyaan tes psikologi adalah campuran dari berbagai jenis pertanyaan. Misalnya, tes dapat mencakup pertanyaan pilihan ganda, bagian yang salah, dan pertanyaan esai ganda. Mengetahui format kueri akan memberi Anda ide yang lebih baik tentang cara mengatur waktu Anda.

2. Kecepatan Diri (Pace Yourself)

Tes psikologi umumnya memiliki beberapa persyaratan waktu, jadi penting untuk cepat menjawab pertanyaan untuk menyelesaikan ujian.

Mulailah dengan menentukan lamanya waktu untuk setiap kueri. Umumnya, Anda harus memberikan waktu sekitar 30 hingga 60 detik untuk salah satu dari berbagai opsi, tergantung pada jumlah waktu untuk ujian.

3. Jangan Lewati Sekitar

Cobalah ujian sesuai dengan urutan pertanyaan. Jika Anda mengalami kesulitan menjawab pertanyaan tertentu, beri tanda yang jelas di sebelahnya, lalu lanjutkan ke pertanyaan berikutnya.

Setelah Anda selesai dengan setiap bagian dari tes, Anda dapat dengan cepat kembali ke pertanyaan yang telah Anda tandai dan mencoba memberi mereka jawaban.

4. Gunakan Proses Eliminasi

Umumnya, pertanyaan pilihan ganda adalah yang termudah, tetapi jangan menunggu sampai Anda terlalu percaya. Pertanyaannya mungkin menjadi lebih sulit ketika belajar kembali, yaitu ketika Anda harus mulai menggunakan strategi yang dikenal sebagai proses eliminasi.

Jika Anda menemukan pertanyaan yang Anda tidak tahu jawabannya, mulailah dengan membaca setiap jawaban dengan cermat. Kemudian, hapus opsi yang tidak berarti. Bahkan jika Anda bingung dengan pertanyaannya, gunakan akal sehat dan pengetahuan sebelumnya tentang topik psikologis untuk menentukan jawaban yang benar.

Perhatikan bahwa beberapa tes opsional menyertakan lebih dari satu jawaban teknis yang benar. Adalah tugas Anda untuk memilih jawaban yang “paling benar” dari semua pilihan jawaban yang mungkin.

5. Baca Setiap Pertanyaan Dengan Seksama

Membaca setiap pertanyaan dengan cermat adalah salah satu strategi menjawab pertanyaan terpenting yang dapat digunakan dalam tes psikologi. Ketika Anda mulai membaca sebuah pertanyaan, Anda mungkin ingin segera merumuskan tanggapan sebelum Anda selesai membacanya.

Jika Anda menulis jawaban sebelum membacanya dengan benar, Anda mungkin melewatkan informasi penting atau bahkan memberikan jawaban yang salah.

Contoh Soal Tes Psikologi

Berikut beberapa contoh tes psikologi untuk tes pilihan kerja yang bisa dijadikan referensi.

a. Psikotes Kemampuan Verbal

Tes-tes ini meliputi antonim, sinonim, analogi, dan korelasi makna, yang tujuannya adalah untuk menentukan kemampuan Anda mengatasi suatu situasi dan sebagai dasar untuk menilai seberapa baik Anda dapat memperkirakan dan memahami sebab dan akibat suatu masalah.

b. Tes Wartegg

Ditemukan oleh Ehrig Wartegg (psikolog Jerman) tujuannya adalah untuk menentukan karakter seseorang, seperti kemampuan pemecahan masalah, ketahanan, kemauan, adaptasi, dan sebagainya.

Anda akan disuguhkan dengan kertas berisi 8 kotak dengan pola yang berbeda-beda, mulai dari garis lengkung hingga titik. Uraikan kelanjutan pola pada soal sesuai imajinasi dan kreativitas Anda.

c. Psikotes Logika Aritmatika

Biasanya ada sejumlah angka yang perlu dipahami dalam pola, baik itu sekelompok lompatan atau urutan. Anda dapat menyelesaikan masalah ini dengan membagi, mengalikan, mengurangkan, menjumlahkan, bilangan pecahan, atau persentase.

d. Tes Logika Deret Gambar (Penalaran)

Yang membedakan tes ini dengan tes logika aritmatika adalah menggunakan media gambar menggunakan 3 atau 2 dimensi. Kunci untuk menjawab tes ini adalah konsentrasi penuh, dan Anda harus mengamati polanya. Ingat, jangan lupakan detail kecil, seperti penempatan titik dan rotasi warna.

e. Tes Koran (Kraepelin/Pauli)

Anda hanya perlu menambahkan beberapa angka mulai dari 0-9 yang disusun secara vertikal. Namun, Anda juga perlu berhati-hati karena angka yang ditambahkan sebenarnya seperti koran yang diisi dengan angka.

Kuncinya adalah bekerja pada tempo Anda sendiri, jangan terpengaruh orang lain, jangan panik, jangan terlalu cepat atau lambat, dan yang terpenting pastikan tempo Anda tetap konsisten.

f. Psikotes Menggambar Orang atau Menggambar Pohon

Di sini Anda akan diminta untuk menggambar pohon gratis di kertas ukuran A4, kecuali pohon kelapa atau tanaman kecil. Gambar pohon yang dimaksud adalah pohon yang memiliki cabang.

Sebagai gambar manusia, gambarlah manusia secara proporsional dengan anggota tubuh yang penuh dan komposisi wajah yang seimbang. Evaluasi dari tes ini bukan berdasarkan kecantikan Anda tetapi akan menguji karakter dan kepribadian Anda.

g. Tes Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)

Bisa dikatakan tes psikologi EPPS adalah soal yang paling mudah, namun Anda tidak bisa menjawabnya begitu saja. Cobalah untuk menjawab semua pertanyaan meskipun tidak sesuai dengan kepribadian Anda.

Karena begitu banyak pertanyaan yang diulang, mudah untuk mengetahui apakah Anda jujur ​​atau tidak saat menjawab. Tahap ini bertujuan untuk melihat kepribadian dan kesesuaian calon dengan tugas.

Kesimpulan

Sebelum melamar pekerjaan, Anda harus terlebih dahulu mengetahui jobdesk dari pekerjaan yang Anda cari. Anda hanya dapat mempelajari tentang tes psikologi ini. Jika Anda bisa mempelajarinya dengan benar, maka itu bisa diisi dengan lancar.

Dapatkan soal tes psikologi gratis disitus Golife.id

HRD juga dapat memilih apakah kepribadian Anda cocok dengan jenis pekerjaan yang Anda cari. Saya harap informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda!