Mengapa Kipas Angin Blower Cepat Rusak?


Setiap alat elektronik tentunya mempunyai masa penggunaa pakainya. Kipas angin blower juga demikian ia akan rusak jika usianya sudah tua. Namun ini bukan satu satunya jawaban atas masalah tersebut. Kebanyakan masalah yang terjadi pada alat elektronik justru karena penggunaan sewa misty fan yang teledor sehingga mengakibatkan bagian kipas angin mengalami kerusakan. Sealain karena faktor tersebut, ada alasan lainnya misalna karena kurangnya perawatan.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut disini akan dijelaskan mengapa kipas angin blower cepat rusak. Semoga dengan demikian nantinya anda dapat mengetahui sebab mengapa kipas angin anda rusak dan nantinya dapat dengan mudah anda perbaiki sendiri.

  • Kurangnya Perawatan

Perawatan adalah hal yang wajib dilakukan oleh pemilik kipas angin blower. Pasalnya kipas angin blower adalah barang yang juga rentan terhadap masalah pada bagian baling-baling atau rodanya. Jadi mulai sekarang, perhatikan jenis kipas angin blower yang anda inginkankan. Perawatannya cukup sederhana, bersihkanlah baling baling kipas angin blower dan beri pelumas pada bagian baling-balingnya. Jangan lupa untuk selalu mengecek bagian rodanya. Jangan sampai ada benang atau rambut yang tesangut di rodanya.

  • Perbaiki segera saat ada masalah

Masalah kerusakan pada kipas angin blower biasanya dapat dicegah segera namun banyak orang mengabaikan gejala kerusakan pada kipas angin blower karena terlihat masih berfunsi. Gejala kerusakan ini dapat mengakibatkan kerusakan yang jauh lebih besar nantinya. Jadi cobalah atasi masalah kecil tersebut agar tidak terlalu melebar nantinya. Masalah kecil tersebut seperti bunyi aneh dari kipas angin blower, putaran baling balingnya lambat dan sebagainya.

  • Kabel sering tertarik

Ini adalah salah satu sebab mengapa kipas angin blower cepat rusak. Jadi saat kabel kipas angin blower tertarik, maka sirkuit dalam kipas angin juga akan tertarik dan ini dapat mengakibarkan kabel putus dan kerusakan bagian dalam kipas angin blower. Jadi sebisa mungkin untuk menghindari kemungkinan terjadi masalah seperti kabel tertarik, terinjak, tertindih, tersiram, dan terbakar. Jika terlalu jauh dengan para peserta, cobalah menggunaan terminal.