Kanker leukemia merupakan penyakit yang diakibatkan oleh tubuh  terlalu banyak memproduksi sel darah putih abnormal, kanker darah ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa.

Apa penyebab kanker leukemia? Seperti dirangkum dari laman deherba.com disebutkan bahwa kanker leukemia bertumbuh ketika sel darah mengalami mutasi pada DNA, leukemia biasanya terjadi akibat meningkatnya produksi sel darah putih. Meskipun tidak diketahui pasti penyebab utamanya.

Gejala Kanker Leukemia

Adapun gejala yang timbul dan dikeluhkan oleh penderita leukemia bisa bervariasi, tergantung dari pertumbuhan dan perkembangan sel leukemia. Berikut gejala umum kanker leukemia.

  • Demam dan Menggigil
  • Berat bada turun drastis
  • Menimbulkan gejala anemia
  • Muncul bintik merah pada kulit
  • Hidung mimisan
  • Mudah terkena infeksi virus
  • Muncul benjolan kelenjar getah benih
  • Keringat berlebihan pada malam hari
  • Organ hati dan limpa membengkak

Adapun gejala lebih berat apabila kanker menyumbat pembuluh darah pada organ tubuh tertentu, seperti:

  • Mual dan muntah
  • Otot kehilangan kendali
  • Nyeri pada tulang
  • Sakit kepala hebat
  • Hingga gejala kejang

Cara Mengobati Kanker Leukemia

Baimana cara mengobati kanker leukimia? Pengobatan bisa dilakukam secara medis dengan mempertimbangkan kondisi kesehtaan dan usia penderita. Adapun perawatan yang bisa digunakan untuk melawan kanker leukemia sebagai berikut.

1. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan metode perawatan utama untuk penderita leukemia, untuk membunuh sel-sel kanker dengan menggunakan obat kimia. Pemberian obat tergantung dari jenis leukemia, bisa berbentuk pil atau langsung di suntikan ke dalam pembuluh darah

2. Terapi Biologis

Terapi biologis merupakan metode perawatan dengan bantuan sistem imun dalam tubuh, dengan sistem kekebalan tubuh yang baik maka akan mengenali dan bisa menyerang sel-sel kanker leukemia.

3. Terapi Tertarget

Terapi tertarget merupakan metode perawatan dengan mengandalkan obat khusus untuk melemahkan sel kanker. Contohnya, obat imatinib yang mampu menghentikan aksi protein dalam sel leukemia. Terapi ini membantu mengendalikan kanker.

4. Terapi Radiasi (Radioterapi)

Terapi Radiasi atau radioterapi biasanya menggunakan sinar-X yang mampu merusak sel kanker, dan bisa menghentikan pertumbuhan sel tersebut. Terapi ini fokus ke area spesifik yang terdapat sel-sel kanker, biasanya terapi ini juga disiapkan sebelum menjalani transplantasi sel induk.

5. Transplantasi Sel Induk

Transplantasi sel induk merupakan tindakan medis dimana sumsum tulang yang terkena sel kanker akan diganti dengan sumsum yang sehat. Sebelum proses ini, pasien akan menjalani kemoterapi atau radioterapi untuk menghancurkan sumsum tulang yang sakit.

Nah, itulah informasi yang bisa disampaikan berdasarkan yang tertulis di laman situs deherba.com, yaitu situs yang memberikan informasi seputar kesehatan dan produk herbal, dimana sudah ada sejak 2012 lalu. Semoga bermanfaat.

Dan terpenting, selalu terapkan gaya hidup sehat dan berupaya merawat diri dengan pola makan dan olahraga teratur, sehingga bisa terhindar dari faktor risiko penyebab kanker.