Burung hantu termasuk dalam kelompok burung yang disebut Strigiformes. Kelompok itu dibagi menjadi dua kelompok kecil, yang disebut keluarga. Keluarga yang disebut Tytonidae termasuk Barn Owls, yang memiliki wajah berbentuk hati. Keluarga kedua, Strigidae, mencakup semua burung hantu lainnya, yang sebagian besar memiliki wajah bulat.

Habitat Di Alam Liar

Habitat GrasslandsBarn Owls hidup di habitat terbuka di sebagian besar Amerika Serikat bagian bawah 48 dan meluas ke beberapa bagian selatan Kanada (serta di sebagian besar bagian dunia lainnya).

Ini termasuk padang rumput, gurun, rawa-rawa, ladang pertanian, sebidang hutan, kebun kayu, peternakan, ladang semak, dan pinggiran kota dan kota. Mereka bersarang di rongga pohon, gua, dan di gedung (sering kali lumbung, tetapi juga termasuk Stadion Yankee). Di Andes mereka terjadi setinggi 13.000 kaki.

Makanan Yang Di Gemarinya

Burung hantu kebanyakan memakan mamalia kecil, khususnya tikus, tikus, voles, lemming, dan hewan pengerat lainnya; juga tikus, kelelawar, dan kelinci. Sebagian besar mangsa yang mereka makan aktif di malam hari, jadi tupai dan tupai relatif aman dari Barn Owls.

Mereka kadang-kadang memakan burung seperti jalak, burung hitam, dan padang rumput. Burung hantu gudang terkadang menyimpan lusinan mangsa di lokasi sarang saat mereka mengerami untuk memberi makan anak-anaknya setelah menetas. Untuk informasi lebih lengkapnya seputar permasalahan burung hantu atau jenis burung kicauan lainnya bisa kalian kunjungi : Suhu Kicau

Tempat Bersarangnya

Burung hantu meletakkan sarang mereka di lubang di pohon, tepian dan celah tebing, gua, liang di tepi sungai, dan di berbagai jenis bangunan manusia, termasuk loteng gudang, menara gereja, rumah, kotak sarang, tumpukan jerami, dan bahkan film drive-in layar.
Deskripsi Sarang

Betina membuat sarang sederhana dari pelet yang dimuntahkan sendiri, diparut dengan kakinya dan diatur menjadi cangkir. Tidak seperti kebanyakan burung, burung hantu dapat menggunakan sarangnya untuk bertengger sepanjang tahun. Situs sarang sering digunakan kembali dari tahun ke tahun, seringkali oleh burung hantu yang berbeda.

Fakta Bersarang

– Ukuran Kopling: 2-18 telur

– Jumlah Indukan: 1-3 induk

– Panjang Telur: 1,5-1,7 in (3,9-4,4 cm)

– Lebar Telur: 1.2-1.3 in (3.1-3.4 cm)

– Masa Inkubasi: 29-34 hari

– Periode Nestling: 50-55 hari

– Deskripsi Telur: Putih kusam, sering dikotori sarangnya.

– Kondisi di Penetasan: Tak berdaya, tertutup bulu putih.

Tingkah laku

Barn Owls terbang perlahan di atas lapangan terbuka pada malam atau senja hari dengan kepakan sayap lambat dan penerbangan melayang yang mengapung. Mereka menggunakan pendengarannya yang mengesankan, dibantu oleh wajah mereka yang berbentuk piring satelit, untuk menemukan tikus dan hewan pengerat lainnya di rerumputan, seringkali dalam kegelapan total.

Barn Owls biasanya monogami dan kawin seumur hidup, meskipun ada beberapa laporan tentang jantan dengan lebih dari satu pasangan. Laki-laki menarik pasangan mereka dengan beberapa jenis penerbangan tampilan, termasuk “terbang ngengat” di mana dia melayang di depan betina selama beberapa detik, kakinya menggantung. Dia juga menampilkan lokasi sarang potensial dengan memanggil dan terbang masuk dan keluar dari sarang.

Setelah pasangan terbentuk, jantan membawa mangsa ke betina (seringkali lebih dari yang bisa dia konsumsi), dimulai sekitar sebulan sebelum dia mulai bertelur. Barn Owls mempertahankan area di sekitar sarangnya, tetapi tidak mempertahankan lokasi berburu mereka; lebih dari satu pasang dapat berburu di ladang yang sama.