Mengenal program CAD yang user friendly


Dalam era sekarang, CAD (Computer Aided Design) pangsa pasarnya masih dipegang oleh Auto Desk dengan sebagian varian di menjadi dari paling mendasar yaitu Auto Cad, sampai varian terlebih untuk tehnik sipil, arsitektur sampai desain 3d animasi.

salah satu aplikasi yang lain sebagai alternatif adalah Solidworks, Solidworks ini keluaran dari perusahaan Dassault System. sebagai pesaing dari auto desk, solidworks beri tambahan sebuah konsep berbeda didalam mendesain dan menggambar.

Solidworks mengutamakan sketch didalam memulai gambar, tanpa kudu tegak lurus dan sesuai ukuran di awal sketch, dan selanjutnya di berikan parameter-parameter tertentu. pembuatanya yang user friendly dan penampilan 3d yang mengesankan memicu sebagian perusahaan yang mengutamakan produk untuk konsumen, seringkali berubah ke aplikasi ini.

Perkenalan aku dengan program ini adalah saat tidak sengaja berselancar di dunia maya dan forum teknik. pertama kali memandang tampilanya, aku memadai terkesan. baru menjadi melacak versi trial di internet untuk aku pasang di pc. ternyata setelah coba sebagian kali.

aku terkesan karena, program Ansys yang di computer pribadi jadi add in di solidworks untuk modeling. agar tanpa kudu meng eksport model, sanggup langsung berpindah jenis ke Ansys.

memandang langkah memodelkan di Ansys yang ribet dan penampilan yang kurang baik dan juga sedikit sekali video tutorial di internet, aku coba berubah ke modeling solidworks yang mudah. pada mulanya aku menggunakan Cad didalam export jenis ke Design Modeller ANsys, akan namun saat aku perbadingkan hasilnya yaitu jenis yang di export dari CAD dan SOlidworks dengan kerumitan tertentu, hasil mesh ansys dari jenis di solidworks lebih rapi terlihat dari antar kelanjutan tiap tiap partnya.

Di penampilan lembar kerjanya pun tersedia tutorial-tutorial yang enteng di pahami, agar apapun sanggup di bikin jenis di solidworks ini. kalau rekan pernah menggunakan aplikasi dari siemens Solid Edge. maka tahapan pengerjaanya pun hampir sama, dengan 3 plane awal yiatu front Plane, Top Plane, dan Right Plane. memicu pengerjaan modeling jadi lebih real. salah satunya yang aku ambil dari internet.

Selama pengerjaan yang coba aku lakukan. kiranya semua jenis sanggup di bikin di aplikasi ini, jikalau sebuah kapal ataupun floating structure. dikarenakan aku butuh bentuk bangunan di bawah air, maka bangunan atas tidak kudu aku modelkan secara lebih detil.

agar sesuai kebutuhan. hasilnya terhitung memuaskan. dikarenakan pada mulanya cuma menggunakan cad, ataupun software kapal MAxsurfDisamping itu terhitung ternyata sanggup memodelkan sebuah Fix Structure didalam solidworks.

Di didalam Solidworks terhitung terkandung simulation. yaitu untuk menganalisa jenis yang sudah di bikin tadi. memadai lengkap. tak hanya itu tersedia terhitung manfaat untuk piping, electrical maupun pressure vessel. lain sementara akan kita cobattp untuk membahasnya.Kelebihan dari aplikasi solidworks ini pada lain :

-User friendly terlalu enteng di gunakan
-Mudah melacak refrensi maupun tutorial di internet
-Penggambaran 3d terlalu baik dan rendernya realistis, diatas autodesk
-Satu package memadai lengkap modulnya tak hanya simulation, terhitung terkandung piping, electrical, plastics, moulding,
-Sangat aplikatif dan enteng untuk di gabung dengan software analisa yang lain, misal ANSYS
-Penggambaran detil drawing 2D, annotation, section, thickness, 3D View. memadai enteng dan secara otomatis sanggup dijalankan tanpa memicu satu demi satu.

Sedang Kekurangan dari solidworks ini adalah :

-Cukup butuh spek computer yang besar lebih kurang 6GB, belum terhitung saat simulasi dan render
-Membutuhkan graphic card minimum sekelas spek gamers , akan namun yang di rekomendasikan adalah lebih tinggi dari hanyalah gamers, sekelas NVIDIA QUadro, atau ATI Firepro.

minimum 4 gb ram
dalam hal simulasi, masih direkomendasikan kepada ANsys atau Catia yang high end, dikarenakan level dari solidworks ini memadai mid end
maximum panjang lebar garis adalah 1000 mAplikasi hanyalah sebuah tools untuk mempermudah user didalam menolong pekerjaanya. tak hanya itu merupakan G-I-G-O (Garbage In Garbage Out) agar di butuhkan engineering judgement tiap pengerjaanya. :D. bagus tidaknya aplikasi ini tergantung dari kebutuhan si pemakai. mungkin lebih cepat pengerjaan dengan CAD yang lain.

Saran aku kalau idamkan menggunakan sebuah aplikasi semacam ini, sanggup memanggil selles untuk mendemokan sebuah pekerjaan yang biasa rekan lakukan, jikalau didalam menggambar sebuah mesin sampai sampai detil drawing butuh sementara 5 jam, mungkin tenaga ahli sellernya sanggup merampungkan berapa lama. mungkin itu pertimbangan untuk membeli sebuah aplikasi.