Menyimpan Beras Agar Awet Lebih Lama dan Bebas Kutu


Beras jadi bahan makanan pokok beberapa besar masyarakat Indonesia. Untuk menyimpannya, memperhatikan langkah ini agar beras awet lebih lama dan bebas kutu.

Beras jadi bahan makanan pokok hampir di seluruh negara Asia. Karenanya beras juga jadi komoditas yang sangat penting, juga di Indonesia.

Menjadi keperluan pokok, kebanyakan orang-orang bakal belanja beras dalam jumlah lumayan banyak dan menyimpannya. Tetapi kekeliruan dalam menaruh beras bakal mengakibatkan kerusakan kualitas beras dan membuatnya terbuang percuma.

Ternyata ada langkah menaruh beras agar selalu segar, awet dan bebas berasal dari kutu. Cara ini mampu dilakukan di rumah agar beras yang disimpan tidak terbuang percuma.

 

Berikut ini beberapa langkah menaruh beras agar awet dan mengatasi kutu berasĀ 

1. Wadah Kedap Udara

Wadah kedap udara jadi alat andalan untuk menaruh segala bahan makanan di dapur, juga beras.

Wadah kedap udara mencegah beras cepat rusak dan menjaga kualitasnya tahan lama, bahkan bersama menaruh beras terhadap wadah kedap udara bakal mencegah beras jadi lembab dan mempertahankan kualitasnya seperti masih baru.

2. Cabai Kering
Beras kebanyakan bakal lebih cepat rusak ketika ada serangga atau kutu yang hidup di dalam beras. Untuk menjaga agar beras awet lebih lama dibutuhkan langkah untuk jauhi perkembangan serangga dan kutu beras.

Daun neem atau daun intaran dan cabai kering ternyata ampuh untuk mencegah serangga dan kutu beras. Caranya lumayan simpan daun neem dan cabai yang sudah dikeringkan dalam wadah bersama bersama beras.

 

3. Dibekukan

Belum banyak orang sadar ternyata membekukan beras jadi langkah menaruh beras agar awet lebih lama. Beras lumayan disimpan dalam wadah yang kedap udara dan simpan di dalam freezer.

Hanya keluarkan beras ketika mengidamkan dimasak dan ambil bersama jumlah secukupnya. Cara ini juga ampuh untuk menghindari beras berasal dari serangga dan kutu beras yang mengakibatkan kerusakan kualitasnya.

 

4. Mendeteksi Beras

Beras merupakan bahan makanan yang punya kandungan pati yang tinggi. Kandungan pati ini jadi tempat yang baik untuk bakteri tumbuh dan mengakibatkan kerusakan bahan makanan.

Beras bakal ringan rusak ketika disimpan bersama langkah yang salah dan tidak sesuai. Beras juga mengeluarkan isyarat dan ciri terkecuali kualitasnya sudah rusak dan tidak layak makan.

 

Beras yang sudah rusak bakal berubah jadi kering, meninggalkan bekas terhadap wadah, mengeluarkan bau yang tidak sedap atau berubah warna. Beras yang sudah dalam keadaan tersebut harus langsung dibuang sebab bakal jadi racun ketika dimasak.