Perhatikan! Inilah 5 Kesalahan Saat Mengatasi Jerawat


Jerawat tidak hanya menyakitkan ketika meradang, tetapi juga mengganggu penampilan Anda. Begitu banyak orang ingin membuangnya dari wajah segera. Namun, menawari jerawat juga mudah dan sulit, dan ternyata masih banyak orang yang salah dalam melakukannya.

Lalu apa saja kesalahan yang sering dilakukan orang saat merawat jerawatnya? Berikut yang dikutip dari WebMD adalah beberapa kesalahan umum yang diyakini beberapa ahli umum dilakukan saat menawari jerawat. Lihat di bawah untuk penjelasan lebih lengkap.

 

sebelum masuk ke 5  kesalahan dalam mengatasi persoalaan jerawat alangkah baiknya jika anda tahu bahwa ada Klinik Kecantikan Jakarta yang Bagus dan Murah yang mana artikel ini di ulas langsung oleh tagarberita.com blog favorit netizen

 

Lima kesalahan dalam perawatan jerawat

1. Terlalu dini untuk menyerah dan menghentikan penawar karena jerawat membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Proses penyembuhan jerawat terkadang membutuhkan waktu yang lama. Jadi jangan berharap untuk mendapatkan kulit yang bersih dan bebas jerawat dalam sekejap atau cepat. Secara umum, jerawat sembuh dan hilang dalam waktu sekitar enam sampai 10 minggu.

Dalam prosesnya, jerawat mungkin tidak langsung hilang. Beberapa kasus bahkan akan menyebabkan jerawat lebih banyak sebelum penawar tersebut dapat menghilangkan jerawat yang ada. Anda harus lebih bersabar untuk itu.

 

2. Menggunakan terlalu banyak penawar jerawat sekaligus.

Bukan hanya soal tidak sabar menunggu jerawatnya hilang, masalah lain adalah seseorang yang mengonsumsi lebih dari satu penawar jerawat sekaligus. Alih-alih memberikan hasil yang lebih cepat dan efektif, justru membuat kulit wajah Anda iritasi.

Selain itu, mencampur produk perawatan jerawat yang berbeda dan menggunakannya pada saat yang sama bahkan berbahaya bagi kesehatan kulit Anda. Jerawat akan bertambah parah dan bahkan menyebabkan penampilan seperti pigmen.

 

3. Eksfoliasi terlalu sering pada wajah.

Pengelupasan wajah dengan scrub sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan kulit dan juga dianjurkan, tetapi jika jenis kulit Anda tidak rentan terhadap jerawat.

Jika Anda melakukannya saat kulit wajah Anda berjerawat, justru akan memperburuk jerawat karena lapisan kulit wajah Anda akan rusak dan menyebabkan iritasi.

Daripada scrubbing yang berisiko mengiritasi kulit, cukup cuci muka dengan sabun wajah yang tidak mengandung bahan kimia. Sebaiknya Anda juga menggunakan semacam sabun wajah dengan pH seimbang agar tidak mengiritasi kulit.

 

4. Penyalahgunaan penawar jerawat.

Anda harus lebih berhati-hati saat memilih produk perawatan wajah dan krim jerawat. Karena produk ini digunakan secara langsung dan bersentuhan langsung dengan kulit wajah Anda.

Misalnya, pembersih wajah yang keras, sabun dengan zat alkali, dan produk yang mengandung bahan dasar seperti alkohol, karena dapat memperparah kondisi jerawat Anda.

Sebaliknya, pilih dan gunakan produk “non-komedogenik” atau produk yang diformulasikan khusus “untuk kulit berjerawat”. Produk ini tidak mengandung bahan yang dapat menyumbat pori-pori kulit Anda yang berjerawat.

 

5. Kebiasaan memencet dan membetulkan jerawat.

Kebiasaan seperti memencet, memencet, mengupas, dan memencet jerawat bisa memuaskan bahkan bagi mereka yang memiliki kulit berjerawat.

Namun, tahukah Anda bahwa proses penyembuhan jerawat Anda akan memakan waktu lebih lama dan bahkan akan meningkatkan risiko timbulnya jerawat?