Terletak di ujung barat kabupaten Banyuwangi, Hutan De Djawatan Benculuk bisa anda masukkan destinasi wajib jika anda mencari suasana alami. Hutan rimbun ini terkenal akan pohon-pohon besar berbentuk kanopi cantik yang bisa menutupi area hutan dan memiliki kesan magis yang kuat. Bahkan banyak wisatawan yang mengatakan bahwa hutan ini mirip dengan hutan dalam film The Lord of The Rings.

Pada zaman penjajahan Belanda dulu, hutan seluas enam hektar ini awalnya dimanfaatkan sebagai tempat penimbunan potongan pohon jati. Namun, setelah viral di sekitar tahun 2017, lokasi ini mulai dikelola secara serius oleh pemerintah setempat. Tim dari Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan sebagai pemilik lahan memutuskan untuk bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi untuk membangun lokasi tersebut sebagai tempat wisata.

Harga Tiket Masuk Hutan De Djawatan Forest

Sebelum anda memasuki area hutan ini, anda harus membayar tiket masuk yang terbilang cukup terjangkau. Tenang saja, tiket masuk masih dibanderol dengan harga murah per orangnya yaitu hanya beberapa ribu saja. Tidak hanya tiket masuk, pengunjung juga juga akan dikenakan tarif parkir.

Berikut daftar Harga Tiket Masuk & Parkir Hutan De Djawatan Benculuk

Tiket / orang      Rp5.000

Tarif Parkir

Motor   Rp5.000

Mobil    Rp10.000

Jam Buka

Anda bisa mengunjungi hutan ini dari pagi hingga sore hari.

Jam Buka

Setiap Hari          08.00 – 17.00

De Djawatan Benculuk
Photo By: @portalbwi

Daya Tarik Utama Huta De Djawatan

Daya tarik utama hutan de djawatan ini adalah pemandangan pepohonannya yang terkesan magis namun artistik. Di area hutan de djawatan ini terdapat berbagai jenis pepohonan. Namun yang menjadi ikonik tempat ini adalah ratusan pohon trembesi yang berukuran besar.

Bahkan sebagian besar diantaranya sudah berusia lebih dari seratus tahun. Pohon trembesi atau pohon hujan adalah pohon yang besar dan bisa tumbuh dengan cepat. Bentuknya menyerupai payung atau kanopi yang melebar menutupi area yang ditumbuhi. Uniknya, rerumputan disini cenderung berwarna lebih hijau dibawah pohon ini dibandingkan dengan rerumputan lain disekelilingnya.

 

Berjalan Santai Berkeliling Hutan

Di lokasi hutan de djawatan Banyuwangi ini, wisatawan dapat berjalan-jalan santai mengelilingi area hutan yang asri. Anda juga dapat hanya sekedar duduk-duduk atau berpiknik di bawah pohon, sambil menikmati udara yang sejuk dan suasana asri.  Jika anda ingin mendapatkan suasana hutan yang sangat tenang, pastikan anda berkunjung pada saat hari biasa dan hindari hari-hari liburan panjang.

Hal tersebut dikarenakan jumlah pengunjung akan lebih banyak dari biasanya, bahkan mencapai seribu orang pada saat liburan natal dan tahun baru. Pada hari Senin sampai Jumat, jumlah pengunjung yang datang sekitar 300-400 wisatawan. Sementara di akhir pekan, wisatawan berjumlah lebih banyak hingga hampir 1000 orang.

Berfoto dengan Tema Natural Nan Unik

Lebih dari itu, hutan ini sempat menjadi obyek wisata yang instagrammable akhir tahun 2018 kemarin. Berfoto di tengah jalan setapak yang dikelilingi pepohonan besar akan terlihat seperti di negeri dongeng. Tak hanya berfoto dengan latar belakang pepohonan besar, pihak pengelola juga menyediakan beberapa spot foto di atas pohon yang menarik.

Beberapa diantaranya adalah spot foto di atas truk bekas dan rumah pohon yang membawa kesan jaman dulu. Spot foto selanjutnya ada rumah pohon yang merupakan spot foto paling banyak diminati oleh pengunjung, sehingga tak jarang muncul antrian yang mengular di titik ini. Bukan hanya berfoto dengan keluarga, Hutan De Djawatan ini juga terkenal sebagai spot foto pranikah atau pre wedding. Anda bisa juga berfoto dalam tema pasca nikah atau honeymoon di Banyuwangi dengan tema alam di hutan djawatan. Banyak para pasangan memilih lokasi ini karena hasil foto yang didapat sangat alami dan eksotis. Waktu untuk melakukan fotografi terbaik, sebaiknya anda datang pada pagi hari untuk mendapatkan golden hour atau di sore hari saat sunset untuk mendapatkan sinaran warna merah yang ciamik.

Naik Delman, Bermain ATV Hingga Wisata Kuliner Banyuwangi Tersedia Di Hutan De Djawatan

Selain befoto ria dan menikmati suasana sejuk di sekeliling hutan, anda juga dapat menikmati fasilitas atau wahana lain yang ditawarkan. Seperti menaiki delman wisata dengan harga Rp30.000 untuk satu kali putaran mengelilingi hutan, atau menunggangi kuda dengan harga yang sama. Selain kuda dan delman, tersedia juga persewaan ATV dan motocross untuk anak-anak dan orang dewasa. Di saat-saat tertentu, pengelola juga sering mengadakan konser musik kecil untuk menghibur para pengunjung yang datang.

Di dalam hutan djawatan Banyuwangi ini, pengunjung dapat berwisata kuliner dengan mengunjungi beberapa lapak kuliner khas Banyuwangi yang tersedia di dalam area hutan. Warung-warung tersebut kebanyakan dimiliki oleh warga asli Benculuk, Banyuwangi. Selain itu, terdapat juga cafe-cafe modern, namun syaratnya anda dilarang untuk membawa makanan sendiri dari luar ke dalam cafe tersebut.

Fasilitas yang Disediakan Pengelola Hutan De Djawatan

Fasilitas yang ada di area wisata alam ini terbilang cukup lengkap. Dalam hutan wisata ini juga telah dilengkapi dengan dan kamar mandi yang layak dan musola. Jadi anda tidak perlu khawatir tidak ada tempat untuk menunaikan sholat, karena Masjib Benculuk sudah disediakan di pintu masuk hutan wisata ini.

Akses & Rute Menuju Hutan De Djawatan

Untuk mencapai lokasi hutan ini, anda bisa mengambil jalur utama Banyuwangi-Jember arah selatan, tidak sulit untuk ditemukan karena sudah dilengkapi penunjuk jalan untuk kesana. Namun, jika anda belum pernah ke kawasan De Djawatan ini, anda perlu memperhatikan jalan ketika sudah dekat dengan area, karena sering kali wisatawan akan kebablasan ketika sampai di Pertigaan Benculuk.

Hal tersebut karena papan penunjuk jalan yang ada disana cukup kecil. Maka dari itu, pastikan anda sudah menemukan masjid besar berama Masjid Jami’ Al-Falah Benculuk atau Masjid Benculuk sebagai patokan agar tidak kebablasan. Navigasi pada smartphone tentu bisa membantu anda menemukan lokasi ini.

Lokasi Hutan Wisata

Hutan De Djawatan Benculuk ini terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi yang berjarak sekitar 45 kilometer ke arah barat dari pusat kota Banyuwangi.Anda bisa menempuh jarak tersebut dari pusat kota dengan waktu sekitar 30 sampai 60 menit dengan kendaraan pribadi.