Platform Pasar Digital UMKM, Terobosan Terbaru Bagi BUMN di 2020!

Dunia memang tidak pernah berhenti untuk berevolusi. Salah satu yang paling mutakhir adalah kemunculan teknologi digital ditandai dengan adanya komputer dan berkembang dengan teknologi jaringan yang terus akan berevolusi entah sampai kapan.

Barangkali setelah era milenial ini sudah banyak sekali dari kita yang mengenal istilah-istilah seperti marketplace ataupun e-commerce. Dimana kita bisa memenuhi berbagai kebutuhan kita melalui sebuah smartphone.

Dulu mungkin kita hanya bisa memenuhi berbagai kebutuhan kita ke berbagai pusat perbelanjaan seperti pasar ataupun mall atau toko-toko fisik lainnya. Tapi saat ini kita tinggal mengunjungi beberapa applikasi yang menyediakan berbagai kebutuhan kita.

Salah satu terobosan terbaik saat ini adalah lahirnya Pasar Digital UMKM. Pasar Digital UMKM atau PaDi UMKM adalah platform digital yang dibentuk oleh Kementerian BUMN, Kementerian UMKM dan juga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah.

Platform ini nantinya akan mencoba merangkul semua pelaku UMKM terpercaya yang ada di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memudahkan pihak BUMN dalam pengadaan barang dan jasa. Mungkin ke depannya platform ini bisa sampai ke tingkat kementerian dan berbagai instansi pemerintah lainnya.

Dengan demikian, transaksi yang dilakukan pihak BUMN akan tertuju kepada UMKM dalam pengadaan barang dan jasanya. Artinya, transaksi-transaksi yang tidak dalam jumlah kecil tersebut akan mengalir ke dalam negeri sendiri yang berakibat kepada penguatan ekonomi secara nasional.

Selain itu juga, platform Pasar Digital UMKM ini memudahkan pemerintah untuk memonitor transaksi-transaksi yang dilakukan pihak BUMN kepada UMKM.

Seyogyanya, BUMN memang harus berjalan seiringan dengan pemerintah yang mencanangkan penguatan UMKM sebagai tonggak atau roda ekonomi masyarakat Indonesia.

Tapi tentu pihak BUMN juga bisa mempertanyakan soal kelayakan dan juga ketersediaan barang atau jasa yang ada di pihak UMKM. Oleh karena itu Pasar Digital UMKM harus terus menambah pelaku UMKM ke dalam jangkauan mereka demi memenuhi tuntutan kebutuhan BUMN.

Saat ini juga sudah banyak BUMN yang melakukan transaksi kepada UMKM tetapi harus ditingkatkan lagi, apalagi keadaan dunia saat ini sedang tidak kondusif. Oleh karenanya terobosan Pasar Digital UMKM ini sangat baik bagi roda ekonomi nasional.

Sejauh ini, data pelaku UMKM di seluruh Indonesia mencapai angka kurang lebih 60 juta lebih. Dari sekitar 60 juta lebih tersebut, yang bergabung dengan PaDi UMKM baru mencapai angka 50ribuan. Tentu gap itu bukan angka yang sedikit. Oleh karenanya tugas PaDi UMKM sangat berat untuk merangkul semua pelaku UMKM.

Tetapi pelaku UMKM juga semestinya menyadari chance yang mereka miliki untuk menjangkau akses pasar yang lebih luas dengan mereka bergabung di Pasar Digital UMKM.

Mereka yang belum pernah bertransaksi dengan BUMN tentu memiliki potensi mendapatkan transaksi dari BUMN. Apalagi yang sudah pernah menjadi vendor pengadaan barang dan jasa BUMN, dapat dipastikan mereka akan mendapatkan transaksi dalam skala yang lebih besar.

Bagi para pelaku UMKM yang ingin bergabung dengan Pasar Digital UMKM, silahkan klik link berikut ini.