Film bergenre horor produksi Thailand yang bertajuk ‘The Medium’ meraih rekor baru dalam industri bioskop di tengah pandemi Covid-19 ini.

Bagaimana tidak, sejak penayangannya hingga hari ini, Minggu (21/11/2021) tercatat sebanyak 730 ribu lebih orang yang telah menonton film ini. Rekor baru ini kemudian menjadi pengantar bagi film ‘The Medium’ sebagai film Thailand terlaris dalam sejarah sinema Negeri Gajah Puth dan film terlaris sepanjang massa di Indonesia.

Perwakilan distributor CBI Pictures, Rivki Morais Umagapi menanggapai capaian film ‘The Medium’ ini. Menurutnnya, karya sineas Banjong Pisanthanakun ini terbilang langka dalam industri perfilman.

“Meski begitu, tetap saja monumental ya. Sebab, jika bukan di masa pandemi Covid-19, mungkin angka segitu bisa setara dengan dua atau tiga juta penonton,” kata Rivki Morais.

“Tentunya, capaian angka ini sangat istimewa mengingat video bajakan dari film ini sudah banyak beredar di situs penayangan film yang ilegal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rivki kemudian menyebut terdapat sejumlah faktor yang membuat film ‘The Medium’ meraih ratusan ribu penonton. Faktor pertama lantaran kualitas dari film keluaran Thailand ini sangat keren dan patut diacungi jempol.

Kemudian, faktor selanjutnya lantaran sudah banyak masyarakat yang rindu terhadap bioskop serta banyaknya pujian terhadap film ‘The Medium’ sehingga membuat orang lain penasaran.

“Masyarakat kita tahu kan sudah kangen sekali dengan bioskop setelah beberapa waktu lalu ditutup, ini juga tentunya didukung oleh word of mouth. Dimana banyak penonton yang menilai bagus film ini, memberikan sanjungan, sehingga orang lain penasaran dan memutuskan menonton film ini,” jelasnya.

Faktor selanjutnya yang membuat film ini mampu meraih banyak penonton dikarenakan kampanye bioskop sebagai tempat yang nyaman dan aman, sebagai tempat menonton yang sudah bisa dikunjungi tanpa khawatir penyebaran Covid-19 berjalan sukses.

Rivki melanjutkan, faktor lainnya yang mendorong kesuksesan ‘The Medium’ karena film produksi Thailand sangat jarang tampil di layar bioskop Indonesia. Maka dari itu, dengan hadirnya ‘The Medium’ itu layaknya angin segar dan membuat semua orang menyambut dengan hangat.

“Terbukti, pada pekan ketiga film ‘The Medium mampu menguasai 1.600 layar bioskop di seluruh Indonesia. Meski dihadang dengan hadirnya film Eternals, ternyata ‘The Medium’ juga berhasil meraih angka penonton yang tinggi yakni 730 ribu lebih penonton,” tukasnya.

Rivki berharap, dengan rekor baru yang diraih film ‘The Medium’ sehingga menjadi film Thailand terlaris sepanjang masa di Indonesia ini, dpaat menjadi angin segar untuk pemulihan bioskop di Tanah Air. Selain itu, diharapkan juga kepercayaan dan kenyamanan publik semakin meningkat terhadap bioskop meskipun masih di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Kita berharap bahwa ‘The Medium’ bisa menjadi angin segar dan harapan baru dari para produser film lainnya yang mungkin masih berpikir panjang untuk merilis filmnya di layar lebar semasa pandemi ini,” pungkasRivki.

Sebagai informasi, ‘The Medium’ merupakan film keluaran Thailand yang menceritakan tentang pengalaman perdukunan Asia Tenggara.

Film besutan sutradara Banjong Pisanthanakun ini dibintangi oleh sejumlah aktris dan aktor papan atas Thailand, antara lain, Narilya Gulmongkolpech, Sawanee Utoomma, hingga Sirani Yankittikan.

Seperti dikutip dari highonfilms.com, film ‘The Medium’ ini menggabungkan dan menyamakan tradisi film horor Thailand dengan karya dari Korea Selatan.

Di film ini, para penonton dapat mengenal atau mengetahui tradisi Shamanisme, yang merupakan tradisi spiritual dan penyembuhan oleh dukun yang dapat ditemukan dalam budaya di seluruh dunia. Dalam tradisi Shamisme, para dukun akan bertugas sebagai perantara terhadap dua dunia yakni dunia fisik dan spiritual (alam dan spiritual).