Banyak tren fashion datang dan pergi setiap tahun. Sebenarnya, apa yang diiklankan sebagai tren seringkali bukanlah hal baru.

Tapi sesuatu yang populer di era sebelumnya, apakah 10 atau 20 tahun yang lalu. Sementara itu, beberapa gaya busana, tren makanan, gaya hidup atau gaya arsitektur masih hidup dan ada yang tidak boleh dipromosikan tahun ini.

Begitu pula gaya minimalis akan tetap eksis, meski gaya ini akan diganti dengan gaya lain di kemudian hari. Agar tidak mudah takut dengan perubahan trend, lebih baik pertimbangkan baik-baik gaya ini atau itu yang kita inginkan?

Jika gaya minimalis menjadi pilihan, kita bisa memulai langkah-langkah membangun kehidupan itu dengan membuat desain rumah minimalis. homify telah menyusun ulasan di bawah ini sebagai panduan.

1. Desain rumah minimalis biasanya geometris

Konsisten dengan makna literal, minimal artinya cenderung kurang atau lebih tepat. Desain rumah minimalis umumnya geometris yaitu kubus atau kotak tanpa atap pelana atau perisai.

Di bidang arsitektur, gerakan minimalis digagas oleh De Stijl dan Bauhaus pada tahun 1920-an. Ketika De Stijl meletakkan abstraksi di latar depan dan mereduksi ornamen seni kembali ke esensi bentuk dan warna, gerakan Bauhaus mempromosikan produksi massal dan penggabungan seni dan kerajinan dengan teknologi.

Bentuk geometris merupakan bentuk dasar rumah atau bangunan yang telah dikenal manusia selama puluhan tahun. Sementara itu, atap datar dipilih karena jenis atap ini lebih cepat dibangun untuk kelompok rumah yang dibangun secara massal.

2. Kompak dan bersih

Saat Anda sudah yakin akan memilih minimalis sebagai gaya hidup dan menikah, langkah termudah yang bisa Anda lakukan adalah menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Untuk memenuhi tujuan tersebut, desain rumah minimalis harus dilengkapi dengan ruang penyimpanan di semua ruangan.

Dapur sebagai pusat aktivitas berat di rumah seringkali tak terhindarkan bila terjadi komplikasi. Oleh karena itu, sangat disarankan agar desain rumah minimalis menciptakan ruang penyimpanan yang besar dan mudah dijangkau serta tidak menghalangi kematian penghuni.

Usahakan untuk hanya menahan dinding pada dinding utama yang membatasi area sekitar rumah. Tidak ada tembok di tengah ruangan. Akan lebih baik lagi jika dapur diintegrasikan dengan ruangan lain seperti ruang tamu atau ruang makan (ruang terbuka).

3. Kohesifitas

Dalam desain rumah minimalis, integrasi menjadi penting agar Anda dapat dengan mudah menciptakan kesinambungan antar elemen. Usahakan agar bagian-bagian elemen dalam ruangan terlihat sama dan saling melengkapi. Mereka tidak memiliki terlalu banyak detail, mereka tidak memiliki banyak warna, dan sepertinya tidak tumpang tindih.

Pada gambar ini ruang penyimpanan ditata mengelilingi ruangan dengan bentuk geometris yang sederhana dan benar-benar lurus. Agar lebih serasi, furnitur lain dalam ruangan juga harus memiliki bentuk geometris yang senada. Jenis penyimpanan dinding geometris ini juga menciptakan hubungan antara interior rumah dan eksterior rumah minimalis yang serba geometris.

4. Desain rumah minimalis itu mudah

Hal ini telah kami tekankan di banyak artikel kami tentang desain rumah minimalis dan kami akan mengulanginya di sini. Minimalis adalah tentang kesederhanaan. Saat membuat desain rumah minimalis, ingatlah bahwa lebih sedikit lebih baik.

Untuk mewujudkan filosofi ini, warna putih biasanya digunakan sebagai warna utama dalam lingkungan hidup minimalis. Mulai dari warna dinding, lantai, atap, furnitur hingga kusen jendela. Menurut psikologi warna, putih identik dengan kemurnian, kesehatan, dan awal yang baru.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan tampilan kebosanan karena warna putih diterapkan pada seluruh interior rumah. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu ditambahkan sesuatu pada desain rumah minimalis. Artinya, penempatan objek dengan warna kontras.

Sesuai dengan prinsip dasar desain rumah minimalis maka benda yang dimaksud pasti memiliki fungsi atau fungsi. Dalam contoh, objek jenis ini diwakili oleh kursi berwarna biru kehijauan dan pagar pembatas logam yang dicat hitam.

5. Mengutamakan kualitas sebelum kuantitas

Tren furniture yang berubah-ubah terkadang membuat kita haus akan mata dan ingin membeli semuanya. Prinsip desain rumah minimalis justru sebaliknya. Kita perlu mempertimbangkan dengan cermat benda apa saja yang akan dimasukkan dan ditata di dalam ruangan sebelum kita membelinya.

Source: https://avantela.com/home.