Tips Mudah Belajar Bahasa Arab!


Banyak sekali orang yang mengatakan, “ingin belajar bahasa arab”. Tapi tak sedikit juga yang hanya sekedar “Ingin” tanpa mau “Memulai”. Sesuatu yang tidak pernah dimulai, maka tidak akan pernah memberikan sesuatu hal yang berarti. Sampai pada akhirnya keluar dari lisan kita ungkapan penyesalan “Kenapa dulu saya tidak memulai untuk kursus bahasa arab pare”.

Terlebih seorang pemuda, masa muda yang telah Allah berikan hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Siapa yang tak kenal dengan Muhammad Alfatih? Di waktu kecilnya ia menyelesaikan hafalan Alquran 30 juz, mempelajari Hadist nabi, memahami ilmu fikih, matematika, ilmu falak, dan strategi perang. Beliau juga belajar berbagai bahasa, seperti:

bahasa Arab, Persia, Latin, dan Yunani. Pada usia 21 tahun Muhammad sangat lancar berbahasa Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani. Dan Muhammad al-Fatih berhasil pula menaklukkan Konstantinopel. Tidak kah kita ingin mencontoh Muhammad Alfatih?

Tips Mudah Bahasa Arab bagi pemula

  1. Luruskan Niat
    Niat adalah hal yang paling mendasar yang hendak dimiliki seorang penuntut ilmu. Niat yang benar dalam menuntut ilmu pastilah akan selalu dimudahkan Allah ta’ala. Sebaik-baik niat adalah untuk mempelajari agamanya Allah dan memahami nash-nash nya agar mudah menyampaikan Islam.
  2. Latihan melafalkan Huruf Hijaiyah
    Guru saya pernah bilang bahwa dalam bahasa arab ketika kita salah melafalkan satu huruf hijaiyah, maka akan mengubah maknanya. Terlebih lagi dalam membaca Al-Qur’an. Demikian juga ketika berbicara bahasa arab, haruslah menggunakan logat arab dengan benar dan fasih.
  3. Menghafalkan kosa kata (mufrodat)
    Mustahil seseorang bisa berbicara bahasa arab, jika sedikit kosa kata yang dihafalkannya. Karena kunci berbahasa itu adalah menghafal kosa kata. Jika ingin lancar berbahasa maka haruslah banyak menghafal kosa kata. Untuk pemula, maka hafalkan lah kosa kata yang paling sering kita jumpai.
    Bagi pemula mungkin baru mengenal kata misal “Syukron,’Afwan, Anta,Anti,dll”, tak mengapa, dicicil sedikit lama-lama menjadi banyak bukan?
    Mulai lah satu hari 5 mufrodat baru
  4. Hafalkan kalimat percakapan (muhaddatsah)
    Untuk ini, bisa dimulai dengan kalimat yang sederhana. Misal kalimat perkenalan, kalimat percakapan di sekolah, kantor, pasar dll.
  5. Praktik
    Jika mufrodat dan kalimat muhaddatsah sudah dihafal,maka jangan lupa untuk di asah terus menerus dengan cara mempraktikkannya. Bisa dilakukan sendiri, tapi lebih baik jika ada teman belajar bersama. Karena jika tidak, maka apa yang sudah kita hafal percuma.
  6. Belajar grammar bahasa arab
    Grammar dalam bahasa arab adalah Nahwu dan Shorof. Jika sudah mantap pelafalan huruf hijaiyah, kosa kata bahasa arabnya, praktik bahasanya, maka penting sekali untuk menatanya agar menjadi bahasa yang baik dan benar dengan grammar bahasa arab tadi.
    Apa itu Nahwu ?
    Ilmu Nahwu berperan membentuk sebuah kalimat agar menjadi jelas. Mengatur dan menjelaskan posisi kata yang kita gunakan dalam sebuah kalimat.
    Apa itu Shorof ?
    Ilmu Shorof berperan menjelaskan bagaimana cara merubah bentuk setiap kata. Dan Ilmu shorof ini mencakup sebuah kalimat (kata), bina’ kalimat (struktur kata), wazan kalimat (timbangan kata), dan perubahan bentuk kalimat (kata)
  7. Keluar dari zona nyaman
    Kalau niat sudah ada, tekad sudah bulat, maka hal yang paling penting adalah keluar dari zona nyaman kita. Keluarlah untuk mendapatkan hal baru. Ingat, waktu nyaman dan malas-malasan tidak akan memberikan sesuatu padamu. Seseorang yang sudah nyaman di zonanya, maka sulit untuk bergerak maju.
  8. Cari guru
    Peran guru sangatlah penting. Disamping itu akan ada yang mengoreksi jika terdapat kekeliruan dalam belajar.
  9. Berdoalah kepada Allah
    Jika ikhtiar sudah maksimal, maka jangan lupa selalu sertakan Allah dalam setiap usaha. Ingatlah bahwa hasil setara dengan usaha.
    Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga. (HR. Muslim, no. 2699)